PRESS :

KUNJUNGI SOSIAL MEDIA DPD KNPI SUL-SEL

Cegah Upaya Terorisme Radikalisme. KNPI Sulsel Sukses Gelar Dialog Publik.

Makassar – KNPI Sulawesi Selatan sukses menggelar dialog publik nasional secara daring (dalam jaringan) Jumat (15/05).

Kegiatan Bidang Penanggulangan Terorisme dan Radikalisme KNPI Sulsel ini diminati 450 orang peserta dari seluruh Indonesia.

Dalam pemaparan salah satu narasumber. Kondisi Global hari ini, hadirnya kelompok yang mampu menggiring kaum milenial saling berbenturan satu sama lainnya.

“Radikalisasi kaum milenial, diantaranya ideologi Barat dan Islam dibenturkan, ada upaya itu, sehingga terjadi benturan peradaban, benturan fundemantalisme, hal inilah yang memunculkan ekstrimisme baru. Ini adalah reaksi dari aksi yang muncul di barat,” ujar Direktur Moderate Muslim Society Zuhairi Musrawi.

Dr. Muammar Bakri selaku pembicara ke 2 menerangkan, diperlukan upaya lebih besar guna mencegah praktik-praktik Terorisme dan Radikalisme, khususnya di kalangan kaum muda.

“Ke depan kita perlu bersinergi untuk penanganan gerakan radikalisme agar pemuda tidak terpapar paham ini. Apalagi Sulsel ini pernah zona merah gerakan seperti ini. Sulsel ini adalah daerah transit, semua yang akan hijrah. Di Makassar ada lokasi transit yang akan melakukan aksi tersebut. Namun,
pergerakan saat ini lebih banyak di media,” pungkas ketua Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme Sulawesi Selatan ini.

Sementara ketua KNPI Sulawesi Selatan mengapresiasi kegiatan yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 ini, menurutnya edukasi seperti ini sangat dibutuhkan, terlebih banyak jalan agar dapat menumbuhkan paham terorisme dan radikalisme.

“Kami berharap agar dapat selalu bersinergi dengan lembaga pencegahan terorisme dan radikalisme Sulsel dalam upaya pencegahan paham tersebut di tengah pemuda hari ini, agar terhindar dari paham-paham radikal,” kata Kanita Kahfi begitu ia akrab disapa.

Selain, ketua Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme Sulsel, Dr Muammar Bakri, Direktur Moderate Muslim Society, hadir pula narasumber ke 3 dialog publik nasional “Ancaman Abad 21 : Cyber Radicalsm” Sosiolog Dr Muhammad Ashar.

POSTED BY
Media KNPI Sulsel

Leave A Comment

©2020 KNPI SUL-SEL